1.SD Putra Batam
2.SMP Putra batam
3.SMK Putra batam
- Jurusan IT (Rekayasa Perangkat Lunak)
- Jurusan Akuntansi
4.Universitas Putra Batam
Kamis, 28 Februari 2013
"ON PARENTING"
Kahil Gibran membuat puisi tentang anak-anak :
By: Kahlil Gibran
Anak-anakmu bukanlah anak-anakmu
Mereka adalah anak-anak kehidupan yang rindu akan dirinya sendiri
Mereka terlahir melalui engkau tapi bukan darimu
Meskipun mereka ada bersamamu tapi mereka bukan milikmu
Pada mereka engkau dapat memberikan cintamu , tapi bukan pikiranmu
Karena mereka mereka memiliki pikiran sendiri
Engkau bisa merumahkan tubuh-tubuh tapi bukan jiwa mereka
Karena jiwa-jiwa itu tinggal di rumah hari esok, yang tak pernah dapat engkau kunjungi meskipun dalam mimpi
Engkau bisa menjadi seperti mereka, tapi jangan coba menjadikanmereka sepertimu
Karena hidup tak berjalan mundur dan lagi pula berrada di masa lalu
Engkau adalah busur-busur tempat anak-anakmu menjadi anak-anak panah yang hidup diluncurkan
Sang pemanah telah membidik arah keabadian, dan ia merenggangkanmu dengan kekuatannya sehingga anak-anak itu dapat meluncur dengan cepat dan jauh
Jadikan lah tarikan tangan sang pemanah itu sebagai kegembiraan sebab ketika ia mencintai anak-anak panah yang terbang, maka ia juga mencintai busur yang telah meluncurkannya dengan sepenuh kekuatan
By: Kahlil Gibran
"CHILDREN LEARN WHAT THEY LIVE"
- Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
- Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, iabelajar berkelahi
- Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar
- Jika anak dibesarkan dengan penghinaan, ia berlajar menyesali diri
- Jika anak dibesarkan dengan toleransi, ia belajar menahan diri
- Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
- Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
- Jika anak dibesarkan dengan sebaik-baiknya, ia belajar keadilan
- Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
- Jika anak dibesarkan dengan dukungan, ia belajar menyenangi dirinya
- Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan, ia belajar menemukan cinta
By: Dorothy Law Nolt
Ekskresi
(Selengkapnya baca artikel tentang Sistem Ekskresi Pada Manusia)Eksresi adalah proses pengeluaran zat sisa metabolisme baik berupa zat cair dan zat gas. Zat-zat sisa zat sisa itu berupa urine(ginjal), keringat(kulit), empedu(hati), dan CO2(paru-paru). Zat-zat ini harus dikeluarkan dari tubuh karena jika tidak dikeluarkan akan mengganggu bahkan meracuni tubuh. Selain ekskresi, ada juga defekasi dan sekresi. Defekasi adalah pengeluaran zat sisa hasil proses pencernaan berupa feses(tinja) melalui anus. Sedangkan sekresi adalah pengeluaran oleh sel dan kelenjar yang berupa getah dan masih digunakan oleh tubuh untuk proses lainnya seperti enzim dan hormon.
Hati
Hati terletak pada rongga perut bagian kanan. Pada bagian kanan hati terdapat selaput tipis yang disebut kapsula hepatis. Di dalam jaringan hati terdapat pembuluh darah dan pembuluh empedu yang disatukan oleh kapsul hati (Kapsul Glisson). Sel – sel hati bergabung membentuk lobula dan antarlobula dipisahkan oleh ruang lakuna. Sebagai alat ekskresi, hati berfungsi menghasilkan cairan empedu secara terus – menerus. Selain menghasilkan empedu, hati juga berfungsi menyimpan gula dalam bentuk glikogen, menetralkan racun, membentuk dan merombak protein, serta membentuk eritrosit pada janin.

Hati terletak pada rongga perut bagian kanan. Pada bagian kanan hati terdapat selaput tipis yang disebut kapsula hepatis. Di dalam jaringan hati terdapat pembuluh darah dan pembuluh empedu yang disatukan oleh kapsul hati (Kapsul Glisson). Sel – sel hati bergabung membentuk lobula dan antarlobula dipisahkan oleh ruang lakuna. Sebagai alat ekskresi, hati berfungsi menghasilkan cairan empedu secara terus – menerus. Selain menghasilkan empedu, hati juga berfungsi menyimpan gula dalam bentuk glikogen, menetralkan racun, membentuk dan merombak protein, serta membentuk eritrosit pada janin.
Sel – sel hati yang bertugas merombak eritrosit disebut sel histiosit. Melalui sel tersebut, hemoglobin akan diuraikan menjadi senyawa hemin, zat besi (Fe), dan globin.Dalam hati, senyawa hemin diubah menjadi zat warna (bilirubin dan biliverdin) lalu dikirim ke usus dan setelah melalui proses tertentu dibuang ke luar tubuh bersama feses. Dalam usus, zat warna empedu (berwarna hijau biru) dioksidasi menjadi urobilin (berwarna kuning coklat) yang berfungsi memberi warna pada feses dan urine.Sementara itu, zat besi tertahan dan disimpan dalam hati atau dikembalikan ke sumsum tulang sedangkan globin digunakan lagi untuk pembentukan eritrosit baru dan metabolisme protein

- Fungsi Hati
Zat racun yang masuk ke dalam tubuh akan disaring terlebih dahulu di dalam hati sebelum beredar ke seluruh tubuh. Hati menyerap zat racun seperti obat-obatan dan alkohol dari sistem peredaran darah. Hati mengeluarkan zat racun tersebut bersama dengan getah empedu. Berikut ini adalah fungsi hati
- Manghasilkan empedu yang berasal dari perombakan sel darah merah. Fungsi empedu sebagai pengemulsi lemak.
- Menetralkan racun yang masuk ke dalam tubuh dan membunuh bibit penyakit.
- Mengubah glukosa menjadi glikogen dan menyimpannya sebagai cadangan gula, serta mengatur kadar gula dalam darah.
- Membentuk protein tertentu dan merombaknya.
- Tempat untuk mengubah provitamin A menjadi vitamin A
- Tempat pembentukan protrombin dan fibrinogen yang berperan dalam pembekuan darah.
- Menghasilkan Urea. Urea ini adalah satu dari beberapa zat hasil perombakan Protein. Dikarenakan zat ini beracun bagi tubuh kita maka harus dikeluarkan dari dalam tubuh kita. Kemudian dari hati urea ini dibawa ke ginjal untuk dikeluarkan bersama urine.
Kulit
Kulit merupakan lapisan tipis yang menutupi seluruh permukaan tubuh manusia. Kulit mempunyai fungsi untuk melindungi tubuh gangguan lingkungan, seperti gesekan dengan benda keras, sinar yang terlalu kuat, kuman penyakit, panas, dan pengaruh zat kimia; sebagai indra peraba; serta sebagai tempat pembentukkan vitamin D. Dengan bantuan sinar matahari. Selain itu, kulit juga berfungsi sebagai alat ekskresi, yaitu alat pengeluaran zat sisa metabolisme melalui keringat.Kulit tersusun atas 3 lapisan, yaitu kulit ari (epidermis), kulit janggat (dermis), dan jaringan ikat bawah kulit (hipodermis),Perhatikan contoh berikut:
- mengeluarkan keringat
- pelindung tubuh
- menyimpan kelebihan lemak
- mengatur suhu tubuh, dan
- tempat pembuatan vitamin D dari pro vitamin D dengan
bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet
Kulit merupakan lapisan tipis yang menutupi seluruh permukaan tubuh manusia. Kulit mempunyai fungsi untuk melindungi tubuh gangguan lingkungan, seperti gesekan dengan benda keras, sinar yang terlalu kuat, kuman penyakit, panas, dan pengaruh zat kimia; sebagai indra peraba; serta sebagai tempat pembentukkan vitamin D. Dengan bantuan sinar matahari. Selain itu, kulit juga berfungsi sebagai alat ekskresi, yaitu alat pengeluaran zat sisa metabolisme melalui keringat.Kulit tersusun atas 3 lapisan, yaitu kulit ari (epidermis), kulit janggat (dermis), dan jaringan ikat bawah kulit (hipodermis),Perhatikan contoh berikut:
- Fungsi Kulit
- mengeluarkan keringat
- pelindung tubuh
- menyimpan kelebihan lemak
- mengatur suhu tubuh, dan
- tempat pembuatan vitamin D dari pro vitamin D dengan
bantuan sinar matahari yang mengandung ultraviolet
Paru-paru adalah organ yang bertindak sebagai alat pernapasan. Selain itu paru-paru juga bertindak sebagai alat ekskresi dengan mengeluarkan karbondioksida dan uap air. Kedua zat ini harus dikeluarkan supaya tidak mengganggu fungsi tubuh. Paru-paru terletak di dalam rongga dada dan bagian bawahnya menempel pada diafragma.
- Fungsi Paru - paru
Paru-paru merupakan organ yang sangat vital bagi kehidupan manusia karena tanpa paru-paru manusia tidak dapat hidup. Dalam Sistem Ekskresi, paru-paru berfungsi untuk mengeluarkanKarbon Dioksida (CO2) dan uap air (H2O).
Didalam paru-paru terjadi proses pertukaran antara gas oksigen dan karbondioksida. Setelah membebaskan oksigen, sel-sel darah merah menangkap karbondioksida sebagai hasil metabolisme tubuh yang akan dibawa ke paru-paru. Di paru-paru karbondioksida dan uap air dilepaskan dan dikeluarkan dari paru-paru melalui hidung
Ginjal
ginjal terletak di dalam rongga perut bagian belakang. Ginjal berfungsi menyaring zat –zat sis yang terkandung dalam darah. Zat- zat yang tidak berguna akan dikeluarkan bersam urine.Ginjal tersusun atas kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medulla) dan rongga ginjal (pelvis). Pada kulit ginjal terdapat nefron yang terdiri atas glomerulus dan kapsula bowman. Bagian medulla tersusun dari tubulus kontortus , lengkung henle dan pembuluh kapiler dan pelvis merupakan rongga yang digunakan untuk menampung urine sementara. Selanjutnya urine diteruskan ke ureter kemudian disimpan dalam kandung kemih dan keluar dari tubuh lewat uretra.

Dalam pembuatan urine ada 3 tahapan yaitu:
1) filtrasi
2) Reabsorbsi
3) Augmentasi
ginjal terletak di dalam rongga perut bagian belakang. Ginjal berfungsi menyaring zat –zat sis yang terkandung dalam darah. Zat- zat yang tidak berguna akan dikeluarkan bersam urine.Ginjal tersusun atas kulit ginjal (korteks), sumsum ginjal (medulla) dan rongga ginjal (pelvis). Pada kulit ginjal terdapat nefron yang terdiri atas glomerulus dan kapsula bowman. Bagian medulla tersusun dari tubulus kontortus , lengkung henle dan pembuluh kapiler dan pelvis merupakan rongga yang digunakan untuk menampung urine sementara. Selanjutnya urine diteruskan ke ureter kemudian disimpan dalam kandung kemih dan keluar dari tubuh lewat uretra.
Dalam pembuatan urine ada 3 tahapan yaitu:
1) filtrasi
Proses ini terjadi di glomerulus. Cairan yang tersaring ditampung oleh simpai Bowman. Cairan tersebut tersusun oleh urea, glukosa, air, ion-ion anorganik seperti natrium kalium, kalsium, dan klor. Darah dan protein tetap tinggal di dalam kapiler darah karena tidak dapat menembus pori–pori glomerulus.Cairan yang tertampung di simpai Bowman disebut urine primer atau filtrate glomerulus.
2) Reabsorbsi
Proses ini terjadi di tubulus kontortus proksimal. Proses yang terjadi adalah penyerapan kembali zat-zat yang masih dapat diperlukan oleh tubuh. Zat yang diserap kembali adalah glukosa, air, asam amino dan ion-ion anorganik. Sedangkan urea hanya sedikit diserap kembali. Cairan yang dihasilkan dari proses reabsorbsi disebut urine sekunder atau filtrate tubulus.
3) Augmentasi
Proses ini terjadi di tubulus kontortus distal dan juga di saluran pengumpul. Pada bagian ini terjadi pengumpulan cairan dari proses sebelumnya. Di bagian ini juga masih terjadi penyerapan ion natrium, klor serta urea. Cairan yang dihasilkan sudah berupa urine sesungguhnya, yang kemudian disalurkan ke rongga ginjal. Urine yang sudah terbentuk dan terkumpul di rongga ginjal dibuang keluar tubuh melalui ureter kandung kemih dan uretra.
- Fungsi Ginjal
1. Ginjal berfungsi untuk menyaring darah dan membersihkannya dari zat-zat sisa metabolisme
2. Ginjal berfungsi untuk mempertahankan keseimbangan cairan tubuh.
3. Ginjal berfungsi untuk menjaga tekanan osmosis tubuh dengan cara mengatur keseimbangan kadar garam dalam tubuh.
4. Fungsi ginjal adalah untuk mempertahankan keseimbangan kadar asam dan basa dari cairan tubuh dengan cara mengeluarkan kelebihan asam/basa melalui urine.
5. Ginjal berfungsi sebagai alat untuk mengeluarkan zat sisa metabolisme seperti urea, kreatinin, dan amonia.
Langganan:
Postingan (Atom)

